Kamis, 17 Oktober 2013

High Heels dan Varises

Varises memang tidak indah di pandang mata. Percuma pakai sepatu Manolo Blahnik atau sepatu high heels terkenal lainnya apabila betis dan paha penuh varises.

"Kan maluuu ... kemana-mana pakai celana panjang saja deh atau di rumah aja, malez keluar "...
begitu selalu alasan yang terlontar bila diajak seseorang keluar rumah. Selain tak sedap dipandang mata, juga mengganggu keanggunan langkah seseorang, karena si penderita kerap disiksa rasa pegal, kram (saat tidur) dan sakit di bagian yang terkena varises.

Mengapa seorang wanita yang memakai sepatu dengan hak tinggi (high hells) rentan terkena varises ?? Karena pada saat berdiri atau berjalan, bagian kaki yang lebih dominan sebagai penyanggah  tubuh adalah bagian jari - jari, akibatnya darah tidak mampu mengalir dengan lancar dan tertimbun di sekitar betis dan paha.

Varises yang biasanya ada di bagian kaki pria maupun wanita dan juga perut seorang wanita sehabis melahirkan. Varises ini juga kerap terjadi karena kasus obesitas serta akibat adanya penyakit kolesterol tinggi.

Varises terjadi pada pembuluh darah vena yang terpelintir lalu menggumpal dan terlihat jelas ke permukaan kulit. Pembuluh darah vena ini berfungsi mengangkut darah sisa metabolisme dari seluruh jaringan tubuh kembali ke jantung. 

Pembuluh darah vena yang tidak dapat mengalir lancar di sekitar betis dan pahaa karena menahan berat tubuh di batas normal. Ketika kita berdiri, berjalan, berlari, mengangkat beban yang terlalu lama, menyebabkan aktivitas pembuluh darah vena ini melemah dan tidak mampu mengalirkan darah ke jantung.

Untuk mendorong darah kembali ke jantung, pembuluh darah vena dilengkapi oleh katub-katub satu arah yang terbuka ketika darah mengalir dan tertutup setelah darah melaluinya. Sistem ini memungkinkan darah untuk bergerak secara bertahap. 

Akan tetapi katub-katub ini menjadi tidak berfungsi apabila ada beban yang terlalu berat untuk disanggah, sehingga aliran darah tidak mampu naik ke atas sementara darah yang dari atas terus-menerus mengalir dan tersendat atau tertimbun di daerah sekitar betis dan paha. Banyaknya timbunan darah di pembuluh darah vena ini menyebabkan pembuluh darah melebar sehingga muncullah yang dinamakan Varises.

Varises dapat disembuhkan melalui operasi dengan cara membuang pembuluh darah vena yang terkena varises. Namun cara ini tidak menjamin varises sembuh total, karena  pembuluh darah vena lainnya bisa menjadi varises - varises baru.

Menurut nenek .....  ada cara yang mujarab untuk menyembuhkan varises yaitu dengan bantuan jeruk nipis. Caranya mudah, yaitu :
  • Siapkan jeruk nipis dan belah menjadi beberapa bagian
  • Gosokkan sambil ditekan pada bagian yang terkena varises
  • Lakukan perawatan ini setiap malam sebelum tidur
  • Bila dilakukan dengan rutin, varises akan berkurang dan sembuh total secara bertahap.
Masih ada cara lain untuk mengobati penyakit varises ini yaitu dengan mengkonsumsi buah manggis setiap hari secara rutin. Buah manggis mengandung banyak nutrisi yang berkhasiat bagi kesehatan dan kecantikan. Dari dagingnya, bijinya hingga kulitnya dapat diekstrak secara alami menjadi makanan dan minuman kesehatan kelas premium. Kulit manggis khasiatnya melebih buahnya, sehingga sering dijadikan obat herbal karena mengandung Xanthon tertinggi dibanding buah dan bijinya yaitu sebesar 40 %. 

Xanthon ini berfungsi sebagai penangkal radikal bebas yang dapat membunuh kuman-kuman serta memperbaiki sel-sel tubuh yang sudah rusak serta melindunginya. Xanthone ini juga bermanfaat mengobati penyakit jantung, hipertensi, trombosis dan  aterosklorosis (plak di pembuluh darah).
Selamat mencoba ya cu ....

Tidak ada komentar:

Posting Komentar